Jumat, 24 Mei 2013

Dinyatakan LULUS!

Tentu bukan saya yang lulus UN kali ini, karna itu sudah terjadi beberapa tahun yang lalu.hehe. Namun fenomena LULUS/TIDAK LULUS ini memang selalu menarik untuk di angkat, sebab ketika hasil pengumuman dalam amplop itu bertuliskan LULUS maka rasa dag-dig-dug-dor yang sempat bikin tidak nyaman menjelang hari kelulusan itu berubah 180 derajat membuat kita berekspresi sejadi-jadinya, senangnya bukan main. Mereka yang dinyatakan lulus berekpresi seakan tidak akan menghadapi lagi yang namanya tes masuk Perguruan Tinggi, lalu berpelukan, saling mengucap selamat, ada yang menangis haru, kemudian melakukan tradisi[?] corat-coret seragam sekolah, saya juga dulu melakukannya dan entah mengapa ini sangat menyenangan. Mungkin ini yang membuat Pelajar menghiraukan intruksi Kepala Sekolah untuk tidak corat-coret seragam, meski mungkin sadar bahwa seragan tersebut bisa diberikan ke orang yang lebih membutuhkan. Gimana dengan kalian?

Pada era sekarang tentu mereka tidak hanya berekpresi di dunia nyata, tapi juga di dunia maya, di jejaring sosial. Sudah tentu Facebook, Twitter dan BBM menjadi tempat utama mereka mengekpresikan itu, ada juga yang mengunggah momen menyenangkan itu ke Instagram atau Path.
Semua siswa di sebuah Sekolah dinyatakan lulus 100%, Semua pun berbahagia bersama dan melakukan hal-hal seperti di atas dengan gembira. Namun bagaimana jika ada siswa yang TIDAK LULUS? bagaimana perasaan mereka ketika melihat teman-temannya tertawa bahagia merayakan kelulusan di halaman sekolah? Sedih, hancur, mental drop, seakan masa depannya telah dihancurkan dengan hasil Ujian Nasionalnya itu. Kemudian ditengah gelak tawa senang, teman-teman itu baru menyadari jika ia mengeluarkan air mata kesedihan...karena tidak lulus ujian nasional, mereka mendekatinya, mencoba menenangkannya bersama guru yang sudah bersamanya sebelumnya, memotvasi sebisanya, berbicara lembut sambil mengelus punggungnya. lalu teman yang lainya pun ikut menghampiri dan melakukan hal yang hampir sama, mendadak semua menjadi motivator yang berbicara lembut sambil mengelus punggungnya untuk menenangkannya. Semua tampak peduli, sebelum akhirnya berjalan pergi dan tetap tidak bisa merubah hasil Ujian Nasionalnya.

Selasa, 07 Mei 2013

Biarkan Dia Bercerita, Kita Mendengarkan

Dalam kehidupanmu mungkin pernah ada orang lain yang datang dan menceritakan keluh-kesahnya kepadamu. Tentang masalah di kampusnya, masalah kantor, masalah keluarga, percintaan atau bahkan mungkin tentang PDKT ke gebetan yang gak ada progresnya.hihi. Tapi pernah gak kamu ada dalam situasi dimana kamu berusaha membantu dengan memberikan solusi dan meyakinkan dia dengan fakta-fakta untuk membantu dia memecahkan masalahnya itu namun dia hanya "Iya bener kata lu, iya juga ya..." tapi tetap saja tidak ada tindakan seperti nasihat yang kita berikan atau bahkan tetep kekeh bahwa yang ia lakukan sudah benar. Hal semacam ini pasti bikin kita geregetan, meski tentu tidak semuanya berperilaku demikian.

Kebetulan saya juga pernah beberapa kali ada dalam situasi ini, Namun lama-lama saya jadi tahu kalau ternyata ada dua kategori tujuan orang menceritakan masalahnya; Pertama, dia hanya membutuhkan orang lain untuk mendengarkan ceritanya. Kedua, dia bercerita untuk mendapatkan solusi. Lantas apakah kita perlu menanyakan "Kamu cuma pengen didenger atau butuh nasihat dari aku?", akan terkesan aneh jadinya. Tapi dengan nada bicara yang pas, kita bisa melakukan itu apabila sedang tidak punya banyak waktu untuk mendengarkan curhatan yang sudah dipastikan akan panjang-lebar sehingga kita bisa menawarkan waktu lain agar dia bisa lebih puas bercerita. Toh apapun jawabannya kita harus tetap mendengarkan juga kan? hehe.

Rabu, 01 Mei 2013

Selamat Hari Buruh Sedunia

Pada hari buruh atau May Day yang diperingati setiap tanggal 1 Mei ini terdapat banyak gerakan dari Masyarakat khususnya Buruh yang turun ke jalan untuk menuntut perubahan aturan soal perburuhan. Gerakan yang timbul untuk menentang kapitalisme dan ketidakadilan terhadap pekerja ini pertama kali terjadi di Amerika Serikat pada tahun 1806. Masalah jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik, melahirkan perlawanan dari kalangan kelas pekerja. Pada waktu itu para buruh bekerja 19 hingga 20 jam sehari dengan upah yang kecil.

Pada awalnya terdapat dua orang pekerja yang dianggap memiliki gagasan untuk melakukan perlawanan. Pada tahun 1872, mereka dan para pekerja lainnya melakukan aksi mogok untuk menuntut pengurangan jam kerja. mereka berbicara dengan para pekerja dan juga para pengangguran, melobi pemerintah kota untuk menyediakan pekerjaan dan uang lembur.

Di Indonesia sendiri hari buruh pertama kali diperingati pada tahun 1920, Meski sempat dilarang pada masa Orde Baru namun May day kembali diperingati setiap tanggal 1 Mei. banyak serikat buruh di indonesia yang turun ke jalan untuk memperjuangkan gagasan untuk memperbaiki aturan-aturan yang dianggap merugikan Pekerja, Seperti tuntutan untuk menghapus sistem kerja Outsouching yang dianggap banyak merugikan para pekerja dan banyak disalahgunakan oleh para kapitalis untuk menekan biaya Upah pegawai. Namun kali ini saya tidak akan membahas lebih jauh soal Outsourching, tapi yang jelas jika sistem kerja ini dihapus tentu akan banyak terjadi pemutusan hubungan kerja yang justru menambah permasalahan di Indonesia, dilematis memang. Mungkin peraturan perundang-undangannya yang harus segera diperbaiki dan diawasi penerapannya dengan ketat sehingga pekerja Outsource tidak merasa ditindas oleh para "Boss".

Masalah Perburuhan dan Outsourching ini hanya sebagian dari permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia, masih ada soal TKI yang juga cukup komplek permasalahannya. Semoga kedepannya permasalahan-permasalahan tersebut segera dapat diperbaiki oleh pemerintah baik dari sisi Peraturannya maupun dari sisi penerapannya sehingga Perusahaan mendapat keuntungan tanpa mengabaikan kesejahteraan Pekerjanya.
Selamat Hari Buruh Sedunia...

Minggu, 21 April 2013

You Are More Beautiful Than You Think

Sama seperti postingan saya sebelumnya, kali ini saya kagum dengan sebuah video yang juga saya dapat dari Youtube yang pada awalnya saya selalu men-skip setiap kali video ini muncul sebelum video yang sebenarnya saya ingin lihat diputar. mengapa? sebab ini merupakan sebuah iklan dari salah satu produk Sabun sangat terkenal, Dove. Namun ketika saya coba menyimaknya, ternyata ada pesan luar biasa yang disampaikan iklan ini khususnya kepada kaum hawa. Silahkan lihat sendiri deh...

Sabtu, 06 April 2013

Saya Setuju Dengan Pendapatnya Tentang Sekolah

Berjam-jam Streaming di Youtube, pada akhirnya saya menemukan hal ini, Pendapat seorang Deddy Corbuzier tentang Sekolah di Indonesia dan saya cenderung setuju dengan pernyataan yang dilontarkannya. Bagimana dengan kalian? 
Silahkan dengar sendiri deh. Selamat mendengarkan. :)

Kamis, 04 April 2013

Bagusnya Senja Di Caringin Tilu

Beberapa waktu lalu sepulang dari Kantor saya mengajak seorang teman kantor pergi ke Caringin Tilu. Sebuah tempat di Bandung Timur yang menjadi salah satu tempat favorit saya ini cukup bagus untuk menikmati Sunset. Meskipun di perjalanan menuju kesana kami cukup direpotkan dengan macetnya jalanan di sore hari, tapi semua terbayar dengan suasana udara dingin dan pemandangan yang enak dipandang terutama indahnya langit sore waktu itu. Nih beberapa hasil Jeprat-jepret saya disana.

Ini suasana ketika kami baru saja sampai dan duduk di salah satu saungnya.

Kalo yang di bawah ini adalah suasana beberapa saat setelah matahari terbenam.

Rabu, 03 April 2013

Langsung Update Status

Tempo hari saya menyempatkan diri ke XXI untuk nonton G.I. Joe: Retaliation. Filmnya cukup bagus, banyak aksi-aksi yang keren. Tapi kali ini saya gak akan bahas soal cerita filmnya melainkan soal kejadian menarik yang saya alami di dalam teater.

Ketika sedang asik menikmati adegan para Ninja bertempur di Gunung Es tiba-tiba layar di depan mati total sehingga film berhenti mendadak, dan uniknya penonton terdengar tetap kalem dan hanya terlihat mendadak mengeluarkan Ponselnya masing-masing. Kenapa unik? karna saya yakin sebagian besar mereka pada Update status di Sosial Media soal kejadian matinya Layar di dalam teater itu. Mungkin ada yang mengungkapkannya dengan marah-marah di Twitter, BBM atau akun Facebook mereka. hehehe

Sosial media ternyata bisa membuat kondisi tetap kondusif di ruangan itu hingga film dilanjutkan, mereka lebih memilih mengungkapkan kekesalannya di Twitter, BBM atau Facebook.
Sandy Corat-coret! © 2012 | Created by Sandy A. | Powered by Blogger.com