21 Januari 2012

Kehidup Memang Berwarna, Tapi...

Siapa sih yang mau tidur di tangga sebuah pasar yang kotor kalo gak terpaksa? diantara bau khas pasar, asap knalpot dan hiruk-pikuknya suasana sekitar. Bahkan saya sendiri pasti gak mau. Tapi ternyata ada yang melakukan itu, dengan nyenyak seperti yang ada di gambar yang saya ambil di Pasar baru Bandung beberapa waktu lalu itu. Lusuh dan berpakaian kotor. Tapi dia terlihat nyenyak disana, meski kadang terlihat menggaruk penyakit kulit bertengger di kaki dan tangannya. Banyak yang tau, tapi gak mau tau. Saya yakin itu.


Sebenarnya kondisinya gak jauh beda dengan Ironi Tentang Nasi yang saya tulis sebelumnya. Ada orang yang berpakaian rapih membelanjakan uangnya untuk sesuatu yang dia inginkan (bukan Butuhkan), tapi ada orang yang berperang dengan kehidupan yang terlalu keras, sampai-sampai anak tangga yang keraspun menjadi kasur empuk yang menyenyakan tidurnya. Satu hal yang saya dapat dari kondisi yang saya lihat sendiri disana, bahwa tak ada alasan untuk tidak bersyukur!. Kadang kita terlalu sibuk menikmati yang kita punya dan lupa berterimakasih kepada sang pemberi. Allah.

Kehidup ini memang berwarna-warni, namun kadang warnanya terlalu menunjukan perbedaan. Miskin dan Kaya itu seperti warna Merah dan Putih. Terlalu kontras.

6 Komentar:

  1. Balasan
    1. Mending kalo kaya Pelangi masih ada Gradasinya..:)

      Hapus
  2. emang negara kita yg kaya makin kaya yg miskin makin miskin kan bro..??

    BalasHapus
  3. Begitulah sist..Kontras banget :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. ku pikir dibawah itu komen rupanya bukan, padahal udah panjang lebar -__-

      Hapus
    2. Loh kok jadi CBOX ya?? prasaan ga ada aku konfigurasi soal itu. tp kok Muncul Cbox?? bingung sendiri

      Hapus

Komentarmu Menunjukan Kualitasmu di Dunia Maya (^_^)

Sandy Corat-coret! © 2012 | Created by Sandy A. | Powered by Blogger.com